Setiap bahasa pemrograman memiliki struktur dan aturan penulisan sintaks yang berbeda-beda.
Java merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan dari bahasa C dan tentunya akan banyak mengikuti gaya penulisan C.
Perhatikan kode program berikut:
package com.petanikode.program;
import java.util.Scanner;
class Program {
public static void main(String args[]){
System.out.println("Hello World");
}
}Penjelasan syntax dasar dari kode program yang ditulis dengan bahasa Java diatas akan dijelaskan dibawah. Dimana kode diatas sebenarnya adalah struktur paling dasar dan umum dari penulisan program Java, yang mana dibagi menjadi 4 bagian:
- Deklarasi Package
- Import Library
- Bagian Class
- Method Main
package com.petanikode.program; //<- 1. deklarasi package
import java.util.Scanner; //<- 2. Impor library
class Program { //<- 3. Bagian class
public static void main(String args[]){ //<- 4. Method main
System.out.println("Hello World");
}
}Package merupakan folder yang berisi sekumpulan berkas program Java.
Deklarasi package biasanya dilakukan ketika mengembangkan program atau aplikasi berskala besar.
Contoh deklarasi:
package com.petanikode.program;Penamaan package umumnya mengikuti nama domain pengembang, dengan urutan terbalik, kemudian diikuti nama program.
Pada contoh di atas, com.petanikode berasal dari domain petanikode.com.
Jika package tidak dideklarasikan, program tetap dapat dijalankan. Namun, pada tahap produksi—misalnya saat membuat aplikasi Android—pendeklarasian package menjadi wajib.
Pada bagian ini, kita mengimpor library yang diperlukan oleh program.
Library merupakan kumpulan class dan method yang dapat digunakan untuk membantu proses pengembangan program.
Contoh pernyataan impor:
import java.util.Scanner;Pada contoh tersebut, class Scanner diimpor dari package java.util.
Java merupakan bahasa pemrograman yang menerapkan paradigma Object-Oriented Programming (OOP).
Setiap program Java harus ditempatkan di dalam sebuah class agar dapat direpresentasikan sebagai objek.
Bagi yang belum memahami konsep OOP secara mendalam, class dapat dianggap sebagai deklarasi utama dari sebuah program.
Contoh:
class NamaProgram {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello World");
}
}Kode di atas merupakan sebuah blok class.
Blok tersebut diawali dengan tanda kurung kurawal { dan diakhiri dengan }.
Di dalam blok class dapat didefinisikan method (fungsi) dan variabel.
Pada contoh tersebut, terdapat method main() yang berfungsi sebagai titik awal eksekusi program Java.
Method main() merupakan blok program yang dieksekusi pertama kali saat program dijalankan.
Bagian ini berfungsi sebagai titik masuk (entry point) dari sebuah program Java.
Method main() wajib dideklarasikan; tanpa adanya method ini, program tidak dapat dieksekusi.
Contoh penulisan:
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello World");
}Penulisan method main() harus mengikuti format di atas.
Parameter String[] args berfungsi untuk menampung argumen yang dikirim melalui command line saat program dijalankan.
Di dalam method main() terdapat pernyataan:
System.out.println("Hello World");Pernyataan tersebut digunakan untuk menampilkan teks ke layar monitor.
Statement dan ekspresi merupakan unit terkecil dalam suatu program.
Setiap statement dan ekspresi dalam bahasa Java harus diakhiri dengan tanda titik koma (;).
Contoh statement dan ekspresi:
System.out.println("Hello World");
System.out.println("Apa kabar?");
var x = 3;
var y = 8;
var z = x + y;Statement dan ekspresi berfungsi sebagai instruksi yang akan dijalankan oleh komputer.
Pada contoh di atas, program memberikan instruksi untuk menampilkan teks "Hello World" dan "Apa kabar?",
serta melakukan operasi penjumlahan terhadap variabel x dan y.
Blok program merupakan sekumpulan statement dan ekspresi yang dikelompokkan menjadi satu kesatuan logis.
Setiap blok program diawali dengan tanda kurung kurawal pembuka { dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal penutup }.
Contoh blok program:
// Blok program main
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello World");
System.out.println("Hello Kode");
// Blok program if
if (true) {
System.out.println("True");
}
// Blok program for
for (int i = 0; i < 10; i++) {
System.out.println("Perulangan ke " + i);
}
}Dengan demikian, setiap kali ditemukan pasangan tanda { dan }, bagian tersebut dapat dianggap sebagai sebuah blok program.
Sebuah blok program juga dapat berisi blok lain di dalamnya (nested block). Pada contoh di atas, blok main() berisi blok if dan blok for.
Pembahasan mengenai struktur dan penggunaan blok program akan dijelaskan lebih lanjut pada materi terpisah.
Komentar merupakan bagian dari program yang tidak akan dieksekusi oleh komputer. Komentar digunakan untuk memberikan penjelasan pada kode, menonaktifkan bagian program tertentu, atau menulis dokumentasi.
Dalam bahasa Java, penulisan komentar mengikuti gaya penulisan pada bahasa C, yaitu:
//digunakan untuk komentar satu baris./* ... */digunakan untuk komentar yang terdiri atas beberapa baris.
Contoh:
public static void main(String[] args) {
// Komentar satu baris
System.out.println("Hello World");
// Komentar tidak akan dieksekusi oleh komputer
// Contoh fungsi yang dinonaktifkan dengan komentar:
// System.out.println("Hello World");
/*
Ini adalah contoh komentar
yang ditulis dalam beberapa baris
*/
}Programmiz: Komentar yang baik adalah komentar yang menjelaskan
why, alih-alihhow.
String merupakan kumpulan karakter yang biasanya digunakan untuk merepresentasikan teks.
Contoh string:
"Hello World"Dalam bahasa Java, string harus ditulis dengan tanda petik ganda (").
Apabila teks ditulis dengan tanda petik tunggal ('), maka dianggap sebagai sebuah karakter tunggal (char).
Contoh:
'X'Dengan demikian, perlu dibedakan antara:
- Tanda petik ganda (
"...") digunakan untuk membuat string. - Tanda petik tunggal (
'...') digunakan untuk membuat karakter.
Bahasa pemrograman Java bersifat case sensitive, artinya huruf besar (kapital) dan huruf kecil dianggap berbeda.
Contoh:
String nama = "Petani Kode";
String Nama = "petanikode";
String NAMA = "Petani Kode.com";
System.out.println(nama);
System.out.println(Nama);
System.out.println(NAMA);Ketiga variabel di atas merupakan variabel yang berbeda, meskipun memiliki nama yang tampak serupa.
Kesalahan umum yang sering terjadi pada pemula adalah tidak memperhatikan perbedaan antara huruf besar dan huruf kecil dalam penulisan variabel.
Sebagai contoh, jika variabel dideklarasikan sebagai:
String jenisKelamin = "Laki-laki";maka pemanggilan yang benar adalah:
System.out.println(jenisKelamin);dan bukan:
System.out.println(jeniskelamin);Perhatikan bahwa huruf K pada jenisKelamin ditulis dalam huruf kapital.
Bahasa Java menggunakan tiga gaya penulisan (case style), yaitu camelCase, PascalCase, dan ALL_UPPER_CASE.
Gaya penulisan camelCase digunakan untuk penamaan variabel, objek, dan method. Ciri khasnya adalah huruf pertama ditulis dengan huruf kecil, sedangkan huruf pertama dari setiap kata berikutnya ditulis dengan huruf kapital.
Contoh:
String namaSaya = "Dian";
int jumlahMahasiswa = 25;Gaya PascalCase digunakan untuk penamaan class. Setiap kata diawali dengan huruf kapital.
Contoh:
class HelloWorld {
// ...
}Perhatikan bahwa huruf pertama (H) dan huruf pertama dari kata kedua (W) ditulis dalam huruf kapital.
Gaya ALL_UPPER_CASE digunakan untuk penamaan konstanta.
Seluruh huruf ditulis dalam huruf kapital, dan jika terdiri atas lebih dari satu kata, dipisahkan dengan garis bawah (_).
Contoh:
public final String DB_NAME = "petanikode";
public static final int MAX_USER = 100;Java tidak akan menghasilkan kesalahan (error) apabila gaya penulisan tidak mengikuti konvensi ini. Namun, penggunaan gaya penulisan yang tidak sesuai akan membuat kode tampak tidak rapi dan sulit dibaca, serta tidak mengikuti pedoman penulisan yang telah menjadi standar komunitas Java.
