- Variabel adalah nama yang digunakan untuk menyimpan nilai sementara selama program berjalan
- Tipe data adalah jenis nilai yang dapat disimpan dalam variabel tersebut. Bahasa Java termasuk strongly typed language, yaitu setiap variabel harus ditetapkan tipe datanya terlebih dahulu.
Berdasarkan sumber, beberapa tipe data dasar pada Java adalah:
char: tipe data karakter, contoh'Z'.int: bilangan bulat, contoh29.float: bilangan desimal (presisi tunggal), contoh2.1.double: bilangan desimal (presisi ganda), contoh2.1.String: kumpulan karakter yang membentuk teks, contoh"Hello World!".boolean: hanya memiliki dua nilai:trueataufalse.
Untuk keperluan yang lebih lanjut (terutama aplikasi besar), Java juga memiliki tipe data seperti byte, short, long, long double, array, objek, dll. Ketika menggunakan long, gunakan karakter L pada akhir angka untuk memberi tahu sistem, bahwa angka besar ini harus diperlakukan sebagai tipe dat long.
Format umum deklarasi variabel:
<tipe_data> namaVariabel;Contoh:
int umur;
int umur = 19;Variabel dengan tipe sama dapat dideklarasikan sekaligus:
int a, b, c;Penempatan variabel:
- Variabel yang ditulis di dalam method (misalnya
main()) disebut variabel lokal. - Variabel yang ditulis di dalam class tetapi di luar method disebut variabel kelas (class‑variable) atau kadang disebut “global” dalam konteks sederhana.
Beberapa aturan penting dalam penamaan variabel di Java:
- Nama variabel tidak boleh menggunakan kata kunci (reserved word) Java seperti
if,for,switch, dll. - Karakter yang diperbolehkan dalam nama variabel: huruf, angka (0‑9), underscore
_, dan simbol dollar$. Namun penggunaan underscore dan$sebaiknya dihindari untuk kejelasan kode. - Nama variabel harus diawali dengan huruf kecil (karena Java menggunakan gaya penulisan camelCase).
- Bila nama variabel terdiri dari lebih dari satu suku kata, kata kedua dan seterusnya diawali huruf kapital. Contoh:
namaVariabel, bukannamavariabelatauNamaVariabel.
Berikut contoh program yang menggabungkan deklarasi variabel, inisialisasi, dan menampilkan hasil output.
public class DataDiri {
public static void main(String[] args) {
String nama = "Dian";
int usia = 25;
System.out.println("Nama : " + nama);
System.out.println("Usia : " + usia + " tahun");
}
}Pada program di atas:
- Variabel
namabertipeString, diisi dengan"Dian". - Variabel
usiabertipeint, diisi dengan25. - Output ditampilkan menggunakan
System.out.println().
Karena Anda sudah memiliki latar belakang C++, beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan variabel dan tipe data di Java:
- Di Java, tipe data objek seperti
Stringbukan tipe primitif sepertichar[]di C++. (Stringadalah class, bukan primitif) - Java tidak mendukung pointer atau akses memori secara langsung seperti C++. Konsumsi dan manajemen memori otomatis dilakukan oleh Java (garbage collector).
- Deklarasi variabel di Java harus mencantumkan tipe, dan variabel harus sesuai dengan tipe yang ditetapkan (tidak dapat tiba‑tiba berubah tipe seperti di bahasa dynamic).
- Gaya penulisan variabel (camelCase) dan aturan penamaan di Java lebih baku dibanding banyak kode C++ yang bisa beragam gaya. Disiplin di sini sangat membantu untuk kolaborasi dan kualitas kode.
- Ketika variabel diinisialisasi, pastikan nilainya sesuai dengan jenis tipe data; misalnya jangan mencoba menyimpan teks ke dalam
int, karena akan terjadi compile error. - Untuk tipe data numerik besar atau desimal, pastikan memilih tipe yang tepat (
float,double,long), selain hanyaint. Kebutuhan aplikasi (misalnya hasil perhitungan presisi) akan menentukan tipe.
